Sumber: http://freeaussiestock.com/

Visa Bekerja dan Berlibur (Work & Holiday Visa) ke Australia

Sudah sejak lama saya ingin sekali berkunjung ke Australia. Kayaknya enak backpacker ke Australia. Tapi hingga saat ini saya belum punya waktu yang pas dan juga (ini yang penting) belum punya uang yang cukup :)

Bulan Agustus kemarin saya berniat untuk mengurus Visa ke Australia. Setelah iseng-iseng googling ternyata diperoleh informasi bahwa untuk urus Visa di Australia tidak harus memiliki tiket pesawat atau atur jadwal perjalanan terlebih dahulu. Alias kita bisa tentukan nanti setelah mendapat Visa. Visa  tersebut pun juga memiliki jangka waktu periode yang cukup lama.

Untuk lebih mengetahui tentang membuat Visa di Australia saya coba kunjungi website http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/visit-visa.html Ternyata dari hasil penelusuran saya persyaratan dan formulir pengajuan Visa sering berubah-ubah. Oleh sebab itu untuk informasi paling terkini memang sebaiknya dipelajari dari tautan (link) tersebut.

 

Tipe Visa

Ternyata ragam jenis Visa atau Tipe Visa yang diberikan oleh Australia itu banyak banget. Dari web http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/visit-visa.html bisa dilihat tipe visa tersebut adalah:

  • Visa Kunjungan
  • Visa Transit
  • Bekerja & Berlibur
  • Kewarganegaraan
  • Visa Bekerja Sementara (Jangka Pendek)
  • Visa Pelajar
  • Keluarga – Pasangan & Anak
  • Hubungan Keluarga Selandia Baru
  • Visa Bekerja Sementara (Jangka Panjang)
  • Perawatan Medis
  • Keluarga – Lainnya
  • Resident Return Visa (RRV)
Sumber: http://freeaussiestock.com/

Sumber: http://freeaussiestock.com/

Saya ingin mengajukan Visa Kunjungan yang ternyata terdiri atas Visa Turis dan Visa Bisnis. Untuk mengetahui lebih detail tentang pengajuan Visa ke Australia maka saya terus telusuri informasi lebih lanjut di internet.

Hasilnya saya malah menemukan informasi tentang Visa Bekerja dan Berlibur (Work & Holiday Visa) di Australia. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, Visa ini dapat digunakan untuk berlibur dan bekerja hingga 12 bulan di Australia. Visa ini memungkinkan pemegang Visa nantinya bekerja sementara atau kasual sambil berlibur. Wah asyik banget nih pikir saya… Jadi saya bisa berlibur tapi juga bisa nyari kerjaan yang tidak serius, seperti misalnya jaga toko, bersih-bersih, layanan umum, perkebunan dan lain-lain.

 

Visa Bekerja dan Berlibur (Working & Holiday Visa)

Visa ini menarik sekali buat saya karena selain berlibur maka saya juga bisa nyambi kerja di sana. Setelah saya pelajari di web http://www.vfsglobal.com/Australia/Indonesia/work-voccation.html ternyata syarat terkait Visa Bekerja dan Berlibur (Work & Holiday Visa) adalah:

Persyaratan

  • Berusia 18 hingga 30 tahun (inklusif) pada tanggal Anda mengajukan aplikasi
  • Pemegang paspor dari negara yang memenuhi syarat
  • Memiliki surat dukungan dari pemerintah Anda
  • Sebelumnya tidak memegang visa bekerja dan berlibur (417) atau visa bekerja dan berlibur (462).

Persetujuan Pemerintah
Anda harus menyerahkan kepada departemen terkait surat dukungan dari pemerintah asal untuk melengkapi aplikasi Anda ketika mengajukan aplikasi visa bekerja dan berlibur. Surat ini harus dalam bentuk surat asli dari persetujuan Surat pengantar dari Kementerian Dalam Negeri. Rincian Anda akan diverifikasi terhadap daftar asli yang disediakan oleh Kementerian.

Catatan: Surat dukungan ini tidak menjamin penempatan dalam program bekerja dan berlibur.

Persyaratan Pendidikan
Anda harus memiliki kualifikasi pendidikan tinggi atau telah berhasil menyelesaikan setidaknya dua (2) tahun studi universitas sarjana.

Persyaratan Bahasa Inggris
Anda harus memberikan bukti dokumen tingkat bahasa Inggris Anda ketika Anda mengajukan aplikasi visa, persyaratan ini termasuk yang berada di daftar dokumen program bekerja dan berlibur.

Bukti Ketersediaan Dana
Anda harus memberikan salinan resmi dari rekening bank yang mampu menunjukkan Anda memiliki akses ke dana yang tersedia, umumnya membutuhkan setidaknya AUD $ 5,000 untuk mendukung tahap awal dari liburan Anda. Jumlah ini akan bervariasi tergantung pada durasi masa tinggal yang Anda usulkan dan sejauh mana perjalanan Anda.
Anda juga harus memberikan bukti tiket kepulangan atau dana untuk buiaya meninggalkan Australia.

Persyaratan Kesehatan
Anda akan perlu menjalani rontgen dada dan, tergantung pada keadaan pribadi Anda, Anda mungkin juga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan tambahan.

Persyaratan Karakter
Semua pelamar harus memenuhi persyaratan karakter.

Biaya Visa Bekerja dan Berlibur
Biaya permohonan visa harus disertakan dalam proses pengajuan aplikasi Anda dan tidak dikembalikan jika aplikasi tidak disetujui..

 

Sumber: http://freeaussiestock.com/

Sumber: http://freeaussiestock.com/

Saking saya nafsunya saya lebih fokus perhatikan syarat yang mensyaratkan: “surat dukungan dari pemerintah”. Surat tersebut dapat diperoleh dengan mengajukan permohonan ke Direktorat Jenderal Imigrasi di link http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/rekomendasi-visa-bekerja-dan-berlibur

Di web tersebut diperoleh informasi bahwa: Program Bekerja dan Berlibur (Visa)/Work and Holiday mendorong pertukaran budaya dan hubungan person to person yang lebih erat dengan memungkinkan pemuda-pemudi Indonesia untuk menghabiskan liburan panjang serta dapat melakukan pekerjaan jangka pendek di Australia.

Program Bekerja dan Berlibur merupakan hasil kerjasama yang erat antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia sejak tahun 2009. Pada awal berlakunya kesepakatan, pemerintah kedua negara menyepakati kuota untuk program ini berjumlah 100 (seratus) orang. Namun berdasarkan hasil kunjungan Presiden RI ke Australia pada bulan Juli 2012 silam, jumlah kuota untuk Program Bekerja dan Berlibur (Visa)/Work and Holiday berjumlah 1000 (seribu) orang.

Dengan kekhususan tersebut, dan sesuai dengan kesepakatan kedua negara maka diperlukan Surat Rekomendasi (Letter of Government Support) sebagai salah satu syarat untuk mengajukan Visa ini kepada Perwakilan Australia di Indonesia. Surat rekomendasi dapat diperoleh dengan ketentuan umum sebagai berikut:

  1. Telah berusia 18 tahun atau belum berusia 30 tahun pada saat pengajuan permohonan surat rekomendasi;
  2. Memiliki kualifikasi setingkat perguruan tinggi, atau telah menjalani pendidikan di perguruan tinggi setidak-tidaknya 2 (dua) tahun pendidikan;
  3. Belum pernah mengikuti program bekerja dan berlibur sebelumnya;
  4. Memiliki paspor yang berlaku sekurang-kurangnya 12 bulan;
  5. Memiliki tingkat kemahiran berbahasa Inggris sekurang-kurangnya tingkat fungsional;
  6. Tidak disertai oleh anak-anak di bawah umur;
  7. Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi-pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia;
  8. Surat Rekomendasi berlaku 1 (satu) bulan sejak tanggal dikeluarkan;
  9. Permohonan Surat Rekomendasi tidak dapat diwakilkan.

Lagi-lagi saya nafsu banget ketika membuka web ini, saking nafsunya saya langsung ke tabulasi “Persyaratan” dan setelah saya baca saya bisa penuhi persyaratannya semua. Langsung saja saya ke tabulasi “Registrasi”. Di tabulasi ini saya berhasil mengisi tanpa masalah. Setelah mengisi maka saya diberitahu bahwa undangan wawancara akan diumumkan di tabulasi “Wawancara” dan diberitahukan melalui email.

Namun setelah saya isi dan lengkapi semua di formulir permintaan surat Rekomendasi saya baru sadar bahwa Visa Bekerja dan Berlibur (Work & Holiday Visa) salah satu syaratnya berusia minimal 18 tahun dan maksimal 30 tahun… siall!!

Saya juga tidak sadar dengan kalimat:

“Program Bekerja dan Berlibur (Visa)/Work and Holiday mendorong pertukaran budaya dan hubungan person to person yang lebih erat dengan memungkinkan pemuda-pemudi Indonesia untuk menghabiskan liburan panjang serta dapat melakukan pekerjaan jangka pendek di Australia.”

Saya tidak sadar program ini ditujukan untuk Pemuda Pemudi :D Mana usia saya kan sudah lewat diatas 30 tahun, waduh udah kelewatan jauh ternyata. Tapi karena formulir sudah saya isi dan terkirim tanpa masalah maka saya cuek aja. Biar ajalah paling nggak dipanggil oleh Kantor Dirjen Imigrasi untuk wawancara karena usia saya sudah lewat.

Ternyata dugaan saya meleset. Tanggal 26 Agustus 2016 saya menerima email yang mengundang saya untuk hadir untuk wawancara.

Panggilan

Panggilan

 

Wawancara di Kantor Imigrasi

Saya terus terang penasaran banget pengen dapat Visa ini. Selain itu persyaratan lain saya sudah penuhi semua dan udah lengkap. Sayang juga kalo saya ngga coba, pikir saya. Kalo masalah umur saya pikir wajah saya masih mirip pemuda kok, banyak orang bilang saya belum keliatan tua :) Pokoknya saya maksain banget deh… saking pengen liburan dan kerja di Aussie :)

Maka akhirnya saya putuskan untuk hadir sesuai undangan tersebut. Kebetulan saya ada waktu luang dan saya ada janji hari itu ke daerah Kuningan dan kemudian mengambil hasil tes TOEFL ITP saya di Senayan.

Jadilah tanggal 1 September 2016 sebelum jam 09.00 saya sudah hadir dilokasi yaitu Kantor Dirjen Imigrasi di Jl. HR Rasuna Said gedungnya persis di depan GOR Soemantri Brodjonegoro. Saya langsung menuju lantai 12. Disana ada ruangan meeting dan kursi-kursi untuk menunggu di depan ruangan tersebut. Tidak ada nomor antrian untuk wawancara, jadi tidak perlu datang paling pagi, karena saat saya datang tidak ada petugas. Petugas baru hadir jam 09.00 dan kita baru mendaftar saat petugas itu datang. Panggilan wawancara dilakukan sesuai pendaftaran yang barusan dilakukan.

Akhirnya saya dipanggil setelah menunggu sekitar 30 menit. Saya dapat nomor antrian lumayan di awal tidak diurutan bontot. Saya masuk ruangan wawancara, saya duduk di kursi persis di depan meja wawancara. Petugas yang melakukan wawancara seorang wanita masih muda berhijab. Dia terima berkas saya, saat terima berkas saya dia langsung pelajari dan tidak lama dia tampak kaget dan bingung. Akhirnya dia bisik-bisik tanya ama petugas disebelahnya yang juga wanita. Sepertinya dia belum bisa memperoleh kejelasan.

Akhirnya si Mbak petugas itu pergi dari meja wawancara saya :) Dalam hati saya ngikik, kayaknya saya tau deh masalahnya ;) Sambil menunggu saya dengar di meja lain para pemohon di wawancara dalam bahasa Inggris was wes wos…

Tidak lama datanglah seorang mas petugas bukan si mbak petugas yang tadi, sepertinya si mbak yang tadi ga berani jelaskan ke saya :) Mas petugas ini juga masih muda. Mas ini berbicara dan sampaikan dengan baik-baik dan sopan sekali, intinya saya tidak bisa mengajukan permohonan rekomendasi untuk visa bekerja dan berlibur karena usia saya diatas 30 tahun ;)

Walaupun saya tau bahwa usia saya sudah lewat jauh dari persyaratan tapi saya masih mencoba “menawar” ke mas petugas itu. saya bilang: “apa nggak bisa mas diberi toleransi? toh kan persyaratan lainnya terpenuhi?” :) Mas nya bilang: “wah ga bisa pak, soalnya dari pihak Australianya syaratnya demikian, bahkan nanti bapak bisa ditolak disana”.

Karena saya sadar sejak awal akan hal ini dan saya memang hanya coba-coba saja maka saya pun tidak permasalahkan atau perpanjang dan segera menarik dokumen aplikasi saya untuk kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut :) Misi percobaan saya gagal hahahahaha :D

Dengan demikian rencana saya ke Australia selanjutnya akan gunakan Visa Kunjungan Turis biasa saja …

Saran saya untuk para pemuda pemudi dengan usia dibawah 30 tahun yang ingin menambah pengalaman maka manfaatkanlah peluang ini. Apply deh visa bekerja dan berlibur di Australia ini. Lumayan banget buat nambah pengalaman berlibur dan bekerja di Australia. Siapa tau bisa dapat kerjaan dan malah disponsorin untuk kerja terus/diperpanjang bekerja di Australia. Sayang banget program ini baru ada di tahun 2009 dan usia saya sudah diatas 30 tahun, coba jika sudah ada sejak tahun 2000 :(

Dari kejadian ini saya semakin sedih dengan usia saya yang bertambah karena mengurangi kesempatan untuk bisa mengikuti program semacam ini. Usia sekarang menjadi batasan dalam hidup saya. Sementara peluang dan kesempatan makin hari kian banyak dan menarik … sebuah kesempatan yang jaman saya dulu tidak ada dan sulit diperoleh.

Beruntunglah generasi muda jaman sekarang… peluang semakin terbuka lebar, informasi semakin mudah diakses, jaman juga semakin canggih dan maju, banyak kemudahan yang bisa digunakan walaupun memang tantangan juga semakin berat.

 

Ayooo … buruan deh berpetualang sambil kerja di Australia …

 

Share this:
14 replies
  1. rully
    rully says:

    Selamat malam mas
    Saya rencana tahun ini mau trainning di Aussie. Saya mau bertanya berapa waktu pengurusan visa WHV?
    terima kasih

    Reply
    • Baskoro
      Baskoro says:

      Selamat malam Rully,
      Mohon maaf karena saya tidak berhasil meneruskan aplikasi visa WHV ini maka saya tidak dapat menjawab pertanyaan anda.
      Mungkin bisa ditanyakan langsung atau melalui telepon ke kantor terkait.

      Reply
  2. Feby
    Feby says:

    Hai mas salam kenal… sangat disayangkan mas tidak bisa mendapatkan visa tsb hanya karena usia… jd was was jg nih hehe… mw tanya nih mas saya sangat tertarik dengan visa liburan dan bekerja ini… untuk syarat toefl harus nilai berapa sbg persyaratan? jika hanya tau basic bhs inggis itu tidak bisa menjamin bisa memenuhi syarat mas? terima kasih sebelumnya

    Reply
    • Baskoro
      Baskoro says:

      Dear Feby,
      Terimakasih sudah mampir ke webblog saya. Untuk menjawab pertanyaan anda silahkan buka link ini http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/rekomendasi-visa-bekerja-dan-berlibur#persyaratan
      Di halaman terebut pada butir 6 disebutkan salah satu persyaratannya adalah:
      “Memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris IELTS dengan minimal score 4.5 atau sertifikat TOEFL IBT dengan minimal score 12 dan dikecualikan kepada mahasiswa atau yang telah lulus kuliah pada universitas yang menggunakan pengantar bahasa inggris tidak wajib melampirkan sertifikat IELT/TOEFL, dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dari kampus;”

      Reply
    • Baskoro
      Baskoro says:

      Saya lupa berapa lama. Sekitar satu bulanan.

      Lain kali jika mengirimkan pertanyaan alangkah lebih baiknya jika alamat email yang digunakan adalah email yang sebenarnya.

      Reply
  3. Sansan
    Sansan says:

    Haloo mas, saya baru baca ini blognya.
    Saya mau tanya, untuk ajukan visa ini, harus sertakan tiket pulang juga ya?
    Kalau misal kita mau perpanjang dengan visa student disana gimana ya?

    Reply
    • Baskoro
      Baskoro says:

      Jika anda baca dalam artikel salah satu syarat untuk mendapat surat rekomendasi adalah di point 7 disebutkan “Memiliki sejumlah dana seharga tiket pergi-pulang dan untuk membiayai keperluan selama masa awal tinggal di Australia”. Jadi cukup tunjukkan dana rekening aja seharga tiket dan biaya hidup disana. Tidak perlu tiketnya.
      Pertanyaan ke 2 saya tidak bisa menjawabnya karena saya tidak tau.

      Reply
  4. Junwan
    Junwan says:

    Pak, mau tanya, untuk panggilan wawancara memang dikirim dari alamat gmail nya Subdit visa?
    Saya cuma mau memastikan aja soalnya konfirmasi penerimaan aplikasi saya juga dikirim lewat gmail nya Subdit, tapi udah nunggu 3 bulan belum dipanggil wawancara, ….teuteup semangat!!

    Reply
    • Baskoro
      Baskoro says:

      Waduh sdr. Zulkarnain, saya tidak paham akan hal itu.
      Penafsiran saya sih tidak boleh lebih dari 30 tahun.
      Tapi silahkan saja dicoba dulu atau ditanyakan. Terimakasih sudah mampir.

      Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>