Posts

banner-mm-mh

Perbedaan Kuliah Program Magister Manajemen (MM) dengan Magister Hukum (MH)

Secara umum banyak orang yang sudah mengetahui perbedaan mendasar dari Program Magister Manajemen dan Magister Hukum. Keduanya adalah program studi dari dua disiplin ilmu yang berbeda. Akan tetapi dalam kesempatan ini saya ingin mengulas perbandingan kedua program ini sedikit lebih detail teknis perkuliahan berdasarkan pengalaman kuliah saya.

Dalam artikel ini saya ingin membandingkan perkuliahan program Magister Manajemen (MM) dengan Magister Hukum (MH). Perbandingan ini mengacu kepada perkuliahan yang saya tempuh di STIE Indonesia Banking School (IBS) untuk program Magister Manajemen di tahun 2013 sd 2015, dan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia untuk program Magister Hukum (MH) tahun 2017.

Terdapat 4 hal yang akan saya bandingkan di artikel ini:

  1. Penyelenggaraan Pembelajaran
  2. Jumlah SKS dan Beban Studi
  3. Peminatan
  4. Distribusi Mata Kuliah

 

A. Penyelenggaraan Pembelajaran

Penyelenggaraan pembelajaran antara program MM di STIE IBS dengan program MH di FHUI sangat lah jauh berbeda.

1. MM STIE IBS

Pada saat saya kuliah dulu, penyelenggaraan kuliah program MM di STIE IBS diselenggarakan hanya pada hari Jumat dan Sabtu saja.
- Jum’at jam 18.00 – 21.00 WIB di Kampus Kemang
- Sabtu jam 08.00 – 16.00 WIB di Kampus Kemang

Sementara saat ini (Februari 2017) saat saya cek di laman http://ibs.ac.id/mm_info.php waktu perkuliahan nampaknya sudah berubah menjadi hanya di hari Sabtu pukul 07.30 – 18.00 WIB saja.

Sesi 1       : Pukul 07.30 – 10.00 WIB
Sesi 2       : Pukul 10.00 – 12.30 WIB
Sesi 3       : Pukul 13.00 – 15.30 WIB
Sesi 4       : Pukul 15.30 – 18.00 WIB

Tampaknya saat ini perkuliahan program MM di STIE IBS benar-benar dipadatkan di hari Sabtu (weekend). Saya pikir apakah tidak melelahkan kuliah seperti itu, dipadatkan hanya 1 hari? Kemudian jika mahasiswa harus absen 1 hari maka akan absen untuk 4 mata kuliah sekaligus, wuihhh… sayang sekali.

Penyelenggaraan kuliah Program MM di kampus lain tentunya bisa berbeda dan tergantung kebijakan dari setiap kampus. Kebetulan saya mengikuti perkuliahan program MM saat itu masih campuran antara kelas malam dan kelas Sabtu (weekend).

 

2. MH FHUI

Penyelenggaraan perkuliahan program MH FHUI terbagi dua, yaitu: Kelas Reguler dan Kelas Khusus.

1. Kelas Reguler (Kelas Pagi)

Perkuliahan diselenggarakan setiap hari Senin sd Jumat pukul 08.00 – 15.00.

Lokasi Perkuliahan di Kampus FHUI Depok.

2. Kelas Non Reguler (Kelas Sore)

Perkuliahan diselenggarakan setiap hari Senin sd Jumat pukul 17.00 – 21.00.

Lokasi Perkuliahan di Kampus FHUI Salemba Jakarta.

Penyelenggaraan perkuliahan program MH di FHUI ini menurut saya termasuk inovatif dan “unik”. Menagapa? sebab FHUI memberikan pilihan waktu perkuliahan pagi hari. Sehingga bagi mahasiswa yang ingin kuliah secara penuh waktu dan bisa kuliah di pagi hari maka bisa menempuh kuliah pagi hari. Selain biayanya lebih murah dibanding kelas malam juga waktu studinya bisa lebih singkat. Bisa ditempuh 3 semester saja.

 

B. Jumlah SKS dan Beban Studi

Jumlah SKS yang harus ditempuh pada program MM dan MH adalah sebagai berikut

1. MM STIE IBS

Jumlah kredit yang harus diselesaikan oleh peserta Program MM IBS adalah 42 satuan kredit semester (SKS) yang dapat diselesaikan dalam waktu empat (4) semester termasuk tugas akhir (Tesis).

 

2. MH FHUI

Beban studi yang harus ditempuh mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum berjumlah 44 SKS.

Sedangkan masa studi program MH ini dapat ditempuh sebagai berikut:

  • Program Reguler yang diikuti penuh waktu dijadwalkan dalam waktu 4 (empat) Semester dimana dalam pelaksanaannya dapat ditempuh dalam waktu paling cepat 3 (tiga) semester dan paling lama 6 (enam) semester.
  • Program Non Reguler yang diikuti penuh waktu dijadwalkan dalam waktu 5 (empat) Semester dimana dalam pelaksanaannya dapat ditempuh dalam waktu paling cepat 4 (tiga) semester dan paling lama 7 (enam) semester.

 

C. Peminatan

Peminatan dan mata kuliah program MM dan program MH ini sangat jauh berbeda pula. Program MM jumlah peminatan lebih sedikit dari pada program MH.

 

1. MM STIE IBS

Peminatan atau konsentrasi studi di program MM STIE IBS terdiri dari:

  1. Perbankan Konvensional
  2. Perbankan Syariah
  3. Risk Management
  4. Marketing

Program MM di kampus lain biasanya tidak jauh berbeda, mereka menawarkan konsentrasi/peminatan yang mirip dengan penambahan konsentrasi/peminatan lain, seperti misalnya: Manajemen Keuangan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Internasional, Manajemen Operasi, Manajemen Aktuaria dan Manajemen Pasar Modal

 

2. MH FHUI

Sedangkan program Magister Ilmu Hukum di FHUI memiliki program peminatan yang jauh lebih banyak lagi. Peminatan tersebut adalah:

  1. Peminatan Hukum Ekonomi
  2. Peminatan Hukum Ekonomi Islam
  3. Peminatan Hukum dan Sistem Peradilan Pidana
  4. Peminatan Hukum Kenegaraan (Tata Negara/Administrasi Negara)
  5. Peminatan Hukum Transnasional
  6. Peminatan Hukum Perdagangan Internasional
  7. Peminatan Hukum Sumber Daya Alam
  8. Peminatan Hukum Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
  9. Peminatan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Good Governance
  10. Peminatan Hukum Ketenagakerjaan
  11. Peminatan Hukum Keuangan Publik

Program Magister Hukum di FHUI memiliki 11 peminatan. Hal ini berbeda pula dengan Bidang Studi di Fakultas Hukum, karena Bidang Studi di FHUI adalah organisasi di dalam fakultas dimana para staf pengajar tergabung atau berkelompok sesuai minat dan keahlian masing-masing.

Bidang studi di FHUI adalah:

  1. Bidang Studi Dasar-dasar Ilmu Hukum
  2. Bidang Studi Hukum Keperdataan
  3. Bidang Studi Hukum Pidana
  4. Bidang Studi Hukum Tata Negara
  5. Bidang Studi Hukum Administrasi Negara
  6. Bidang Studi Hukum Internasional
  7. Bidang Studi Hukum Acara
  8. Bidang Studi Hukum Masyarakat dan Pembangunan

 

D. Distribusi Mata Kuliah

Melihat dari banyaknya peminatan di program MH di FHUI, demikian pula mata kuliah yang ditawarkan di program MH jauh lebih banyak dibandingkan mata kuliah di program MM. Apalagi setiap mata kuliah di program MH berbobot 2 SKS sementara mata kuliah di program MM bobot per mata kuliah adalah 3 SKS.

 

1. MM STIE IBS

Jumlah mata kuliah yang harus diselesaikan dalam program MM adalah 12 mata kuliah dan Tesis Program Magister, dengan jumlah satuan kreditnya adalah 42 kredit.

Artinya setiap mata kuliah bobotnya adalah 3 SKS x 12 mata kuliah = 36 SKS ditambah Tesis 6 SKS maka total adalah 42 SKS.

Merujuk kepada laman http://ibs.ac.id/mm_kurikulum.php maka dapat dilihat distribusi mata kuliah tersebut adalah sebagai berikut:

Semester 1 (Mata Kuliah Inti)

  1. Corporate Financial Management (3 SKS)
  2. Strategic Management (3 SKS)
  3. Organizational Behavior and Leadership (3 SKS)
  4. Strategic Marketing (3 SKS)

Semester 2 (Mata Kuliah Kompetensi)

  1. Decision Making Theory (3 SKS)
  2. Business Law & Business Ethic (3 SKS)
  3. Business Research Method (3 SKS)
  4. Operational Management (3 SKS)

Semester 3 (Konsentrasi Perbankan Konvensional)

  1. Asset and Liability Manegement (3 SKS)
  2. Management Bank & Jasa Keuangan (3 SKS)
  3. Banking and Finance Risk Management (3 SKS)
  4. Banking and Finance Reasearch & Seminar (3 SKS)

Semester 3 (Konsentrasi Perbankan Syariah)

  1. Asset and Liability Management for Islamic Bank (3 SKS)
  2. Accounting for Islamic-Bank (3 SKS)
  3. Risk Management for Islamic Bank (3 SKS)
  4. Seminar and Research for Islamic Bank (3 SKS)

Semester 3 (Konsentrasi Risk Management)

  1. Risk Management Research and Seminar (3 SKS)
  2. Banking Finance Research and Seminar (3 SKS)
  3. Introduction to Risk Management (3 SKS)
  4. Enterprise Risk Management (3 SKS)

Semester 3 (Konsentrasi Marketing)

  1. Consumers Behaviour (3 SKS)
  2. Integrated Markeing Communication (3 SKS)
  3. Service Marketing (3 SKS)
  4. Marketing Research and Seminar (3 SKS)

Semester 4

Tesis (6 SKS)

 

2. MH FHUI

Seperti apa yang sudah diuraikan sebelumnya, bahwa beban studi yang harus ditempuh mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum berjumlah 44 SKS. Mata Kuliah dalam Program MH terbagi menjadi 2 (dua) bagian, Mata Kuliah Wajib Program Studi dan Mata Kuliah Wajib Peminatan.

Mata Kuliah Wajib Program Studi untuk semua peminatan adalah sama yaitu sebagai berikut:

Kode MK Nama MK SKS
LWGP80101 Filsafat Hukum 2
LWGP80102 Politik Hukum 2
LWGP80103 Sosiologi Hukum 2
LWGP80104 Teori Hukum 2
LWGP80105 Metode Penelitian 2
LWGP80106 Seminar Usulan Penelitian Tesis 2
LWGP80107 Tesis 6

 

Mengingat program MH itu terdiri dari 11 peminatan maka saya hanya memberikan contoh Mata Kuliah Wajib Peminatan Hukum Ekonomi saja (dimana saya memilih peminatan ini). Mahasiswa yang memilih peminatan Hukum Ekonomi harus menempuh 22 SKS mata kuliah wajib peminatan dan 4 SKS mata kuliah pilihan bebas.

Berikut adalah daftar mata kuliah wajib peminatan dan mata kuliah pilihan bebas:

Kode MK Nama MK SKS
LWEL80201 Hukum Perusahaan 2
LWEL80202 Hukum Investasi dan Pasar Modal 2
LWEL80203 Hukum Perbankan dan Lembaga Keuangan 2
LWEL80204 Hukum Pembiayaan Perusahaan 2
LWEL80205 Transaksi Bisnis Internasional 2
LWEL80206 Hukum Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat 2
LWEL80207 Transaksi Berjaminan 2
LWEL80208 Tindak Pidana Ekonomi dan Anti Korupsi 2
LWEL80209 Hukum Hak Kekayaan Intelektual 2
LWEL80210 Hukum Pajak 2
LWEL80211 Hukum Asuransi* 2
LWEL80212 Hukum Dagang Internasional * 2
LWEL80213 Akutansi Untuk Sarjana Hukum * 2
LWEL80214 Arbitrase & Penyelesaian Sengketa Alternatif * 2
LWEL80215 Peranan Hukum dalam Pembangunan Ekonomi * 2
LWEL80216 Hukum Perlindungan Konsumen* 2
LWEL80217 Kapita Selekta Hukum Perikatan 2

* Mata Kuliah Pilihan Bebas

Satu hal yang sama dari perkuliahan saya di MM dan MH adalah tidak adanya sistem prasyarat mata kuliah yang harus diambil untuk menempuh mata kuliah lain. Baik MM dan MH saya memulai kuliah sama-sama dengan mata kuliah untuk semester 2 baru kemudian di semester 2 saya kuliah untuk mata kuliah semester 1.

Demikianlah uraian saya tentang perbandingan program MM dan program MH. Semoga bermanfaat bagi mereka yang berminat untuk meneruskan kuliah di tingkat Strata 2 atau Pasca Sarjana.

 

 

 

 

Logo IBS

Kuliah Pasca Sarjana MM di STIE IBS

Sudah sejak lama saya ingin kuliah pasca sarjana terutama mengambil jurusan manajemen atau hukum. Tapi waktu dan biaya belum memungkinkan. Sehingga keinginan saya itu saya tunda lama sekali. Saya lulus S-1 tahun 2000 dan sampai tahun 2013 saya belum pernah kuliah lagi. Artinya 13 tahun saya sudah meninggalkan kampus. Walaupun demikian selama 13 tahun tersebut banyak training atau pelatihan yang saya ikuti dan manfaat nya saya pikir tidak kalah dengan bangku kuliah.

Sejak saya bekerja di Badan Regulator PAM DKI Jakarta di tahun 2012 saya bertekad untuk kuliah lagi. Saya pikir waktunya sudah tepat dan tabungan saya juga sudah mencukupi untuk membayar biaya kuliah. Namun saya mesti pelajari dulu suasana bekerja dan loading pekerjaan di BRPAM ini, sehingga baru pada tahun 2013 saya memutuskan untuk mendaftar kuliah.

Saat itu saya terpikir untuk langsung mengambil kuliah Magister Hukum, akan tetapi kampus pilihan saya adalah Universitas Indonesia di Salemba dan Universitas Gajah Mada cabang Jakarta, yang semuanya berlokasi jauh dari kantor dan tempat tinggal saya. Sehingga saya memutuskan untuk mengambil kuliah lain yaitu Magister Manajemen dengan pertimbangan berikut:
1. Lokasi perkuliahan tidak jauh dari kantor dan rumah tinggal
2. Biaya Kuliah terjangkau
3. Status kampus berkualitas
4. Jurusan yang ditawarkan sesuai dengan minat
5. Waktu kuliah tidak mengganggu kerja

Berdasarkan pertimbangan tersebut maka saya melakukan browsing via internet dan media lainnya seperti koran dan majalah. Hasilnya saya menemukan website kampus IBS di http://www.ibs.ac.id. Kampus ini menurut saya sangat pas dengan kriteria pilihan saya, karena:

 

Lokasi Kampus
Lokasi kampus berada di Jalan Kemang Raya, artinya jika saya pulang dari kantor di Pejompongan (saat itu saya belum kost) ke Depok, maka jalan menuju ke Kampus itu searah dengan jalan saya menuju pulang ke rumah di Depok. Saya tadinya ingin kuliah di Universitas Indonesia, tapi kelas Pasca Sarjana mereka di Salemba. Arah ke Salemba itu macet sekali di sore hari, dan tidak searah ke Depok. Pilihan lain kuliah di Perbanas di Kuningan, wah ini lagi! Kuliah di Kuningan sore hari sih bisa stress duluan kena macetnya. Saya terbayang bisa terlambat kuliah. Pilihan lain adalah Kuliah di Atmajaya Semanggi, kampus ini deket banget ama kantor saya, tapi jika selesai kuliah jam 21.00 WIB, maka saya masih jauh lagi harus pulang ke rumah di Depok. Kasian ama pak Pardi supir saya. Memang akhirnya pilihan jatuh ke Kampus IBS di Kemang Raya ini. Jika saya kuliah sore, maka saya masih bisa kejar dari Pejompongan, walaupun macet di Perempatan Kemang (McDonald Kemang) tapi masih bisa terkejar lah, dan terbukti selama kuliah disana saya tidak pernah terlambat. Pulangnya jam 21.00 WIB jarak ke Depok sudah tidak terlalu jauh lagi, sudah tinggal separuh jalan saja.

 

Biaya Kuliah
Biaya Kuliah Pasca Sarjana Magister Manajemen di STIE IBS ini setelah saya bandingkan termasuk murah dan pembayarannya lumayan fleksibel. Jika dibandingkan dengan kampus lain yang menyelenggarakan program MM seperti:
- Universitas Indonesia yg bisa sampai 100 jutaan
- Prasetya Mulya sekitar Rp. 116.500.000 (http://pmbs.ac.id/admissions/Tuition_Fee)
- Atma Jaya Jakarta sekitar Rp. 39.900.000 (http://atmajaya.ac.id)
- Perbanas sekitar Rp. 21.000.000 sd 40.000.000 (http://sps-perbanas.ac.id/index.php?pilih=hal&id=34)
Biaya Kuliah di STIE IBS hanya Rp. 35.000.000 selama 4 Semester dan dapat diangsur 4 kali @Rp 8.750.000 per semester. Jika dibayar lunas sekaligus maka akan mendapatkan potongan sebesar Rp. 2.500.000 atau bisa dibayarkan perbulan menjadi Rp. 1.500.000 / Bulan (4 Semester). Silahkan cek di link ini http://www.ibs.ac.id/index.php?content=info-daftars2

 

Status Kampus
Status Kampus adalah faktor yang tidak kalah penting. Untuk pasca Sarjana jurusan Manajemen rata-rata setiap kampus ter-akreditasi “B” sepertinya. Saya lupa detail dari status setiap universitas atau kampus lainnya. Kampus STIE IBS ini setelah saya cek saat saya mendaftar masih belum terakreditasi, tapi dalam proses pengurusan. Hanya saja saya tau bahwa STIE IBS tahun 2010 berdasarkan Surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 98/D/O/2010 diberi ijin menyelenggarakan program studi S2 Magister Manajemen. Saya agak nekat juga untuk memilih kampus ini karena belum terakreditasi. Tapi untuk program S-1 nya terakreditasi “B”. Tapi saya tidak salah juga karena pada tahun 2013 prodi MM, mendapatkan akreditasi B dari BAN-PT dan sedang ditingkatkan menjadi A (informasi: http://www.ibs.ac.id/sejarah.php).

Akreditasi BAN PT

Akreditasi BAN PT. MM STIE IBS Terakreditasi “B”

 

Jurusan yang ditawarkan
Jurusan yang ditawarkan saat saya mendaftar saat itu di STIE IBS adalah Magister Manajemen dengan 4 Konsentrasi yaitu:

  • Manajemen Keuangan Perbankan
  • Manajemen Risiko
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen SDM

Namun saat artikel ini saya buat di STIE IBS konsentrasi nya terbagi menjadi:

  • Manajemen Perbankan (Konvensional)
  • Manajemen Perbankan (Syariah)
  • Manajemen Marketing
  • Manajemen Risiko

Lihat : http://www.ibs.ac.id/mm_over.php

 

Waktu Perkuliahan
Waktu kuliah ini juga sangat penting. Enaknya waktu saya mendaftar dulu perkuliahan di STIE IBS itu Jumat Sore dan Sabtu pagi sampai sore. Namun dari brosur yang saya terima di tahun 2015 waktu perkuliahannya lebih menarik lagi, yaitu:
- Kamis/Jumat jam 18.00 – 21.00 WIB di Gedung YPPI Pancoran
- Jum’at jam 18.00 – 21.00 WIB di Kampus Kemang
- Sabtu jam 08.00 – 16.00 WIB di Kampus Kemang

 

Sejarah IBS
STIE IBS berdiri tahun 2004 sebagai pengembangan dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sebuah lembaga yang banyak memberikan pelatihan di bidang perbankan. LPPI sendiri sudah ada sejak tahun 1950-an. Nama LPPI sempat mengalami beberapa perubahan, dimulai dari Akademi Bank, Pendidikan Tinggi Ilmu Keuangan khususnya perbankan (PTIKP), Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan Institut Bankir Indonesia (IBI). Namun sejak tahun 2004 lembaga ini kembali melakukan kegiatannya dengan nama LPPI.

 

Persyaratan Masuk
- Nilai TOEFL minimal 500 (Diserahkan sebelum ujian Thesis)
- Memiliki ijazah S1 dari semua jurusan dengan IPK minimal 2.75 *)
- Lulus tes Wawancara
*) Bagi calon mahasiswa yang memiliki IPK < 2.75 disyaratkan memiliki pengalaman kerja 2 tahun.
dan bagi calon mahasiswa yang tidak memiliki latarbelakang pendidikan Ekonomi diwajibkan mengikuti matrikulasi.

 

Prosedur Pendaftaran
Mengisi formulir secara online atau menyerahkan formulir pendaftaran dengan biaya sebesar Rp.300.000,- beserta kelengkapannya:
- Fotocopy Ijazah Strata 1 (S-1) dan Transkrip yang dilegalisir (cap basah) masing-masing sebanyak 2 (dua) lembar.
- Pas photo berwarna ukuran 4×6 dan 3×4, masing-masing sebanyak 2 (dua) lembar.

 

Biaya Pendidikan
- Total biaya pendidikan sebesar Rp. 35.000.000,- selama 4 (empat) semester, dapat diangsur 4X @ Rp.8.750.000,– per semester.
- Untuk pembayaran lunas sekaligus mendapat potongan sebesar Rp.2.500.000,–
- dapat dibayarkan perbulan menjadi Rp. 1.500.000 / Bulan (4 Semester)
Paket biaya pendidikan di atas sudah termasuk :
- Biaya total perkuliahan 42 SKS
- Bimbingan penulisan dan sidang Tesis
- Peminjaman buku wajib dari perpustakaan
- Jaket Almamater
- Coffee Break, snack, makan malam (jumat) dan makan siang (sabtu)

 

MENDAFTAR KULIAH
Saya mendaftar akhir Maret 2013. Saat itu Sekretaris Program MM masih ibu Dr. Paulina Harun dan Ketua Program MM adalah ibu Dr. Suhartati. Perkuliahan di mulai pada Bulan April 2013. Untuk saya yang sudah tidak pernah merasakan “bangku” perkuliahan sejak tahun 2000, maka rasanya sangat antusias dan bersemangat sekali. Angkatan saya terdiri dari 12 orang dalam 1 kelas. Semua mahasiswa usianya jauh lebih muda dari saya. Saya adalah siswa yang paling “tua” di kelas. Rata-rata mereka baru lulus S-1 dan langsung mengambil S-2. Sebelum dilakukan perkuliahan terdapat kelas matrikulasi yang harus diikuti oleh seluruh Mahasiswa (terutama saya yang bukan berlatar belakang dari ekonomi manajemen).

 

KURIKULUM PERKULIAHAN
Perkuliahan Magister Manajemen di STIE IBS ini terdiri dari 42 SKS yang terbagi atas:

Semester I:

  • Business Law and Business Ethic
  • Strategic Management
  • Operational Management
  • Business Research Methods

Karena saya masuk kuliah di Bulan April maka materi Semester I ini adalah materi yang sebenarnya adalah materi Semester II. Kami ikut Kuliah dengan teman-teman yang  kuliah dan masuk di bulan Oktober

Semester II:

  • Organizational Behavior & Leadership
  • Corporate Financial Management
  • Marketing Strategic
  • Global Human Resource Management

Materi ini adalah materi kuliah Semester I dan kami digabungkan dengan Mahasiswa angkatan berikutnya yang masuk kuliah di bulan Oktober.

Semester III:

  • Assets and Liability Management
  • Management of Bank Operational
  • Bank Risk Management
  • Banking Finance Research & Seminar

Materi perkuliahan di Semester ini adalah materi Kuliah yang sudah penjurusan sesuai Konsentrasi yang diambil. Karena saya mengambil konsentrasi Manajemen Keuangan Perbankan maka saya mendapat 4 Mata kuliah tersebut.

Semester IV: Thesis

Thesis ini adalah 6 SKS. Saya mulai mengerjakan Thesis di bulan Oktober dan selesai di bulan Maret. Alhamdullilah selesai sesuai jadwal.

 

Saya senang bisa kuliah di STIE IBS, selain sesuai dengan kriteria pilihan sebagaimana disebutkan diatas, saya suka IBS karena :
- Kampusnya asri dan hijau walau berada di pusat kota Jakarta yang panas dan sudah penuh dengan gedung beton.
- Lokasinya berada di daerah elite dan banyak hiburan. Jadi kalo hari Sabtu pulang kampus bisa langsung pergi ke restoran dan mall di sekitar kampus. Atau kalo hari Jumat malam pulang kuliah bisa dugem dulu (Walaupun hampir ga pernah bisa karena sudah sibuk kuliah).
- Gedungnya bagus dan masih baru, jadi walaupun biaya nya murah tapi kampusnya tidak murahan.
- Jaman saya kuliah dulu, uang kuliah sudah termasuk mendapat buku pegangan kuliah yang resmi berbahasa Inggris. Angkatan berikutnya sudah tidak ada lagi sepertinya (karena angkatan saya sepertinya angkatan promo). Selain itu juga mendapat makan malam (Kuliah Jumat Malam) dan makan siang (kuliah Sabtu Siang).

 

Senang bisa berkuliah di STIE Indonesia Banking School (IBS) dan lebih senang lagi karena saya bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu.