Posts

BPJS Ketenagakerjaan Ruko ITC Depok

Mancairkan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Depok

Gara-gara kantong saya lagi kempes, saya jadi teringat bahwa saya masih punya uang JHT di Jamsostek (dulu namanya Jamsostek) atau sekarang jadi BPJS Ketenagakerjaan. Saya ingat terakhir bekerja di Bank Saudara sekitar bulan September 2011, dan saat itu JHT Jamsostek saya tidak langsung dicairkan. Sehingga kalo dihitung2 di tahun 2015 ini sudah mengendap sekitar 4 tahun :)

Terakhir saya mencairkan uang JHT disekitar tahun 2010. Saat itu saya baru saja berhenti kerja di Bukopin. Kemudian sebelum kerja di Bank Saudara saya cairkan JHT itu sekaligus menutup akun Jamsostek saya tersebut.

 

Lokasi mencairkan

Saya perlu pelajari kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di Depok itu lokasinya ada dimana? Apakah masih seperti dulu atau sudah pindah ? sebab terakhir saya ngurus klaim JHT kan sudah 5 tahun lalu atau tahun 2010.

Setelah saya cek di http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/kanwil/904/KANWIL-JAWA-BARAT.html ternyata diketahui dari website tersebut bahwa alamat kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan kota Depok berada di:

DEPOK     JL. MARGONDA RAYA NO. 56 KOMPLEK RUKO ITC DEPOK NO. 19 – 20, DEPOK, DEPOK 16431, TELP: 021-77215101 s.d 02, FAKS: 021-77215103 s.d 04

Oh ternyata lokasinya masih sama dengan 5 tahun lalu alias belum pindah…

Kantor BPJS Ketenagakerjaan ITC Depok

Kantor BPJS Ketenagakerjaan ITC Depok

 

Syarat mencairkan

Sekitar awal Desember 2015 saya menuju ke kantor cabang BPJS ketenagakerjaan Kota Depok. Saya datang sekitar jam 9 pagi. Ternyata dalam sistem yang ada sekarang ini, kita tidak bisa datang begitu saja. Antrian yang ada saat itu sudah penuh dan sudah diatur sejak lama.

Jadi kita diharuskan untuk mendaftar dulu ke Satpam yang ada di depan pintu masuk kantor cabang tersebut, tuliskan nama, alamat, instansi terakhir bekerja dan no HP. Menurut Satpam yang bertugas, saya yang daftar pada awal Desember ini akan dipanggil melalui sms untuk diproses sekitar tanggal 29 Maret 2016…. Ehh buseettt…

Saya membayangkan prosesnya masih kayak tahun 2010 dulu, datang aja trus bisa proses hari itu juga. Ternyata sekarang sudah harus daftar dulu dan tunggu dipanggil.

Bayangan saya untuk dapat uang cash secara cepat pun sirna :)

Akhirnya saya daftarkan diri dalam buku register di meja pak Satpam itu, sambil meminta list persyaratan yang harus dipenuhi ketika nanti datang dipanggil untuk diproses.

List dokumen yang diminta sebagai persyaratan untuk mengajukan klaim JHT adalah:
1. Formulir JHT (F.5) yang telah diisi (ini diperoleh dan diisi nanti ketika dipanggil sesuai tanggal undangan untuk hadir)
2. Kartu Peserta (Asli)
3. KTP (Asli dan Foto Copy)
4. Kartu Keluarga (Asli dan Foto Copy)
5. Surat Keterangan Pemberhentian dari Perusahaan (Asli dan Foto Copy)
6. Buku Tabungan a/n Tenaga Kerja (Asli dan Foto Copy)
7. NPWP untuk saldo di atas 50 juta Rupiah (saya belom sampe segitu saldonya :D )

Akhirnya saya pun pulang menunggu panggilan di bulan Maret sesuai informasi dari pak Satpam.

 

Hari yang dinanti :)

Tanggal 15 Februari 2016, sehari setelah Valentine’s Day (haiyaahh…), saya menerima SMS yang membuat saya gembira… SMS itu dari kantor BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok. Intinya saya diminta hadir tanggal 17 Februari 2016 dengan membawa dokumen lengkap untuk di proses.

Tanggal 17 Februari 2016 saya sudah meluncur ke TKP jam 9 pagi. Disana saya diminta oleh Satpam untuk menunjukkan SMS saya sebagai bukti telah dipanggil…. eh busee… masih kagak percaya yak gue dipanggil hari ini :) Untung tuh SMS belom saya buang, coba kalo sudah saya delete? Gimana coba??

So lesson learned dari hal ini…jangan cepet2 buang sms di inbox anda… sekalipun kadang itu sms menyakitkan dari mantan #Eeyyaaa…. simpen aja dulu, siapa tau bisa jadi bukti kalo lagi dibutuhkan.

Setelah saya tunjukkan SMS tersebut kemudian pak Satpam itu memberikan saya formulir JHT (F.5) untuk diisi. Formulir itu saya isi semua, dan saya kembalikan ke pak Satpam dengan disertai dokumen persyaratan lengkap.

Oh ya ada yang perlu kiranya disiapkan juga yaitu Materai. saya tidak tau kalo ada formulir yang harus dibubuhi materai. Saya tidak bawa materai, sehingga saya beli di Satpam disitu yang ternyata dia siap sedia atau jual materai, tentu harganya sudah berubah untuk materai Rp6000 sudah menjadi Rp8000. Jadi ada baiknya buat anda jika siapkan materai terlebih dahulu.

Setelah itu saya menunggu untuk dipanggil lagi. Saya menunggu di halaman luar di depan Ruko kantor cabang BPJS Ketenagekerjaan Kota Depok. Saya heran kok kita nunggu panggilan di luar emangnya ga ada ruangan untuk nunggu di dalam?

Ternyata saya menunggu untuk pengecekkan dokumen doang, setelah itu baru dapat nomor antrian dan bisa masuk ke dalam untuk antri. Jadi kita antri 2 kali…. :( Untuk pengecekan dokumen ini saya nunggu lumayan lama, kayaknya sejam lebih deh. Saya ampe bosen dan hampir ke abisan batere Handphone.

Setelah menunggu lama, akhirnya saya dipanggil, dokumen saya dinyatakan lengkap dan saya akan diproses berikutnya. Saya diberi nomor antrian 75. Ampuuunn masih antri lagi …. hmmmmm….

Saya liat jam, dikit lagi jam makan siang, ya udah saya pikir lebih baik saya tinggal makan siang dulu deh. Kebetulan Ruko kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan itu kan masih satu Komplek ama ITC Depok, maka saya cari makan siang di ITC aja.

Makan siang nyantai, setelah selesai masih sempet mampir liat2 DVD di ITC. Kemudian balik lagi lah ke kantor cabang BPJS tadi. Sekitar jam 1 an panggilan masih dinomor 50-an. Ya udah saya tunggu aja di luar.

Oh ya kenapa saya tunggu di luar? karena ruangan tunggu di dalam sempit banget dan saya sudah tidak kebagian kursi buat duduk menunggu. Akhirnya saya duduk diluar, sambil nunggu dipanggil.

Sekitar nomor antrian no 60 sekian saya mulai masuk, kursi didalam juga ada yang kosong. Ada 3 meja Customer Service yang tersedia, namun petugas yang melayani hanya 2 orang saja, sepertinya yg 1 tidak ada atau tidak masuk kerja. Saya menunggu sampai akhirnya giliran saya pun tiba.

Antrian di Customer Service

Antrian di Customer Service

Pas giliran saya dipanggil, teryata saya dilayani oleh mas yang di meja tengah. Mas tersebut melakukan beberapa konfirmasi atas beberapa hal dalam formulir. Mas itu tidak terlalu ramah sih, namun dia mencoba untuk becanda dengan saya, sayangnya saya udah ga mood untuk bercanda. Apalagi candaan si mas itu garing banget.

Dia tanya: “oh dulu kerja di Bank Saudara? Saudara nya siapa? Saudara nya mas?” Saya diem aja, males melayani candaannya. Jujur aja saya udah bete dan males ama prosedurnya yang bertele-tele dan banyak antri, plus kantornya sempit banget. Belum lagi candaannya selain garing, orangnya juga ga enak banget buat becanda. Saya bener2 males ngobrol ama dia, jadi ngomong seperlunya aja.

Tidak lama selesai proses dengan mas itu, dia katakan uang akan ditransfer ke rekening maksimal berapa hari kerja gitu saya lupa. Ya sudah setelah semua diproses saya pun pulang….

Tanggal 19 Februari 2016 ternyata uang sudah masuk ke rekening saya. Ternyata cepet juga untuk proses pencairan ke rekeningnya, yang lama dan melelahkan adalah proses klaim ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan nya saja.

 

Saran untuk KC BPJS Ketenagkerjaan Kota Depok

  • Sebaiknya BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok segera mencari dan mempunyai kantor baru yang lebih representatif. Dalam artian yang lebih besar dan lebih memadai. Sehingga orang yang mengurus BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih nyaman.
  • Proses administrasi agar dipersingkat dan dipermudah. Selain banyaknya dokumen yang harus dibawa, juga pemeriksaan dokumen seharusnya bisa dipersingkat. Sehingga antrian tidak perlu sampai dua kali.
  • Jumlah Petugas juga sebaiknya ditambah. Sehingga antara pengunjung dan petugas juga berimbang. Masa dari dulu jumlah pengunjung semakin banyak atau terus nambah tapi yang melayani tetap segitu-segitu aja.

Sekarang adalah eranya pelayanan yang berkualitas, jangan mentang-mentang BPJS Ketenagakerjaan itu keharusan dan ga ada yang lain lagi (mirip monopoli), maka pelayanan seperti sudah “given” dan jalan gitu-gitu aja tanpa inovasi dan peningkatan. Ini bukan eranya pelayanan ala PNS jaman dulu.

Kunci utama usaha jasa adalah Pelayanan, pelayanan yang buruk akan sangat berpengaruh kepada bisnis. Apalagi masyarakat sekarang semakin kritis dan cerdas.