banner

Konser Bon Jovi di Jakarta yang Kurang “Greget”

Sebenarnya saya tidak terlalu bersemangat nonton konser Bon Jovi Di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta tanggal 11 September 2015. Selain karena gak ada Richie Sambora sang Gitaris, juga karena saya baru masuk kerja di tempat baru, sehingga saya sepertinya masih sibuk. Tapi entah mengapa tanggal 24 Agustus 2015 saya seperti “kesambet” jadi kepikiran mau nonton konser Bon Jovi. Sejak pagi hari udah browsing seputar tiket konser Bon Jovi di internet. Saya jadi tertarik untuk cari tau tentang konser Bon Jovi. Saya mulai googling tempat yang jual tiket daring (online), dan ketemu ada yang jual di www.BonJovi.com sebagai situs resmi penjualan tiket konser Bon Jovi.

Pagi itu saya konsultasi dengan adik saya via Whatsapp tentang konser Bon Jovi ini, dan saya tanyakan plus-minusnya konser ini. Adik saya sih memprediksi konser ini agak “kurang” greget karena memang Richie Sambora tidak ada dan Jon Bon Jovi sendiri sudah tua kemakan umur. Tapi adik saya juga katakan ga ada salahnya nonton juga karena selain ingin lihat penampilan dari penyanyi internasional sekelas Bon Jovi, sekaligus juga mengobati nostalgia akan musik rock era 90-an. Sehingga kemudian saya putuskan untuk membeli 3 tiket konser Bon Jovi di GBK tanggal 11 September 2015. Rencananya saya akan pergi dengan adik saya (Dany) dan istrinya (Cici).

Saya membeli tiket di www.BonJovi.com dimana situs itu dikelola langsung oleh Live Nation sebagai penyelenggara konser Bon Jovi di Jakarta. Setelah saya buka situs tersebut tenyata banyak tiket yang sudah habis, dan hanya menyisakan dibeberapa bagian saja, terutama di kelas yang paling murah alias di Tribun atas. Saya memang ingat sebelumnya tiket konser pernah dijual jauh-jauh hari sebelum konser dan sudah ludes terjual. Sehingga saya beruntung masih bisa dapat tiket walaupun yang paling murah, yaitu seharga Rp. 500.000,00 belum pajak.

Denah dan Price List Tiket

Denah dan Price List Tiket

Adik saya juga wanti-wanti tidak perlu beli tiket yang mahal di VVIP atau beli yang kelas Festival. Berdasarkan pengalaman nonton konser Metallica di GBK kita ternyata capek juga kalo nonton di Festival karena ga bisa duduk. Jadi beruntunglah kami masih dapat tiket di Tribun atas, walaupun jauh dari panggung tapi bisa duduk jadi nontonnya santai. Saya bayar pake kartu kredit total untuk 3 tiket sebesar Rp. 1.831.702 jadi per tiket harganya sekitar Rp. 610.567. Semua transaksi online melalui web www.BonJovi.com tersebut. Tiket pun diterbitkan via web secara online dan dikirim juga melalui email, yang kemudian kita print sehingga kita tidak perlu melakukan penukaran tiket sebelum hari H seperti halnya konser Metallica.

Saya baru tau setelah konser tanggal 11 September bahwa ternyata masalah tiket ini sempat menjadi ramai, karena terjadi pemalsuan tiket. Sehingga ada beberapa orang yang sudah membeli tiket ternyata tertipu oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dengan membuat website atau situs penjualan palsu. Untungnya saya beli di situsnya Live Nation langsung.

Tiket Konser Bon Jovi yang Dipesan Daring

Tiket Konser Bon Jovi yang Dipesan Daring

 

Hari H

Hari H tanggal 11 September, Jakarta sudah macet di sore hari terutama di seputar Senayan. Saya bisa liat dari jendela kantor saya (saya ngantor di daerah Semanggi). Adik saya dan istrinya dari sore sudah menuju GBK. Mereka berdua sudah saya pesankan untuk masuk duluan saja. Sementara saya juga masih ada urusan di kantor untuk ikut pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Untungnya teman saya (Ayu) baik hati, dia tau saya mau nonton Bon Jovi dan dia bilang sudah silahkan aja nonton Bon Jovi sementara dia yang gantikan untuk ikuti rapat RKAP. Kebetulan memang sudah mau selesai sih.

Berita tentang konser Bon Jovi ini sudah ramai dari hari sebelumnya. Konser Bon Jovi ini diduga akan sangat megah dan spektakuler. Apalagi penggemar Bon Jovi cukup banyak di Indonesia. Semua fans Bon Jovi tentu sudah menantikan dengan antusias. Bahkan berita macetnya Jakarta sudah terdengar sejak siang hari.

Pukul 17.30 WIB Saya pun meluncur ke Kosan untuk ganti baju. Dari Kosan saya pesan Go-jek, lumayan lama juga untuk dapet ojek, sementara saya khawatir konser sudah akan mulai, walaupun saya tau konser akan dimulai pukul 20.00 WIB. akhirnya Ojek saya datang dan saya pun langsung meluncur ke GBK. Waduh ampunn seperti yang sudah diduga sekitar Senayan itu macet parah.

Macet disekitar kawasan Senayan

Macet disekitar kawasan Senayan

Kesalahan dari penyelenggara Konser ini adalah SALAH MEMILIH HARI DAN TANGGAL KONSER. Sebab konser diadakan di Hari Jumat, semua yang tinggal di Jakarta tau dong gimana lalu lintas di hari Jumat sore, tanpa konser pun sudah pasti macet apalagi ditambah dengan adanya konser. Beda dengan konser Metallica dimana konser diadakan di hari Minggu, sehingga tidak terlalu macet.

Saya turun dari Ojek di sisi Pintu masuk GBK di samping FX sekitar pukul 18.30 WIB, dari situ massa sudah berbondong-bondong menuju akses gerbang masuk yang hanya ada satu di sisi Timur GBK dan terdiri dari beberapa lajur. Lagi-lagi di sini panitia gak canggih dalam mengatur flow masuk penonton. Beda dengan sistem masuk konser Metallica yang lebih rapih. Konser Bon Jovi ini sistem masuknya bikin antrian lama karena di sisi Timur hanya buka satu akses saja, dan proses nya lama karena tiket di pindai (scan) dengan alat pembaca (scanner) barcode. Sebelum masuk ke antrian ini pemeriksaan sebelumnya hanya untuk mensortir minuman saja karena minuman tidak boleh masuk, sehingga antrian untuk scan tiket jadi panjang menumpuk.

Sewaktu konser Metallica proses masuknya sudah dibuat berlapis, diawal sudah diperiksa kelengkapan tiketnya, masuk antrian berikutnya untuk periksa atau scan tiket tidak berdesakan karena sudah disaring dan barisan antrian pun dibuat banyak.

Sementara konser Bon Jovi ini antriannya saya lihat jalurnya hanya sedikit, sehingga saat periksa tiket dengan scanner ini menimbulkan bottle neck. Rasanya tidak nyaman dan berdesakan. Belum lagi di barisan antrian itu sampah botol minum berserakan. Panitia melarang penonton membawa minuman dari luar, tapi sayangnya tidak menyiapkan kantung sampah untuk membuang botol-botol minuman tersebut. Sehingga hanya dibiarkan berserakan begitu saja.

Lama sekali rasanya proses antrian untuk masuk ke dalam arena konser. Adik saya sudah di dalam dan menelpon saya memberitahu bahwa Grup Band pembuka sudah tampil. Walaahh….
Akhirnya saya masuk juga ke arena konser di GBK, Saya sudah tidak bisa menemukan adik saya, walaupun saya tau dan sudah janjian dengan adik saya di area tempat duduk yang sama. Tapi karena saking luasnya saya sulit menemukan adik saya dan istrinya, apalagi tribun atas sudah mulai penuh.

Saya akhirnya putuskan untuk duduk sendirian di bagian paling atas tribun, disitu saya duduk sendirian. Sambil tetep tengak tengok siapa tau bisa liat Dany adik saya dan istrinya (Cici).

di Tribun paling atas, menggunakan masker :)

di Tribun paling atas, menggunakan masker :)

Tapi kondisi sudah sulit untuk mencari orang. Sambil duduk santai menunggu konser dibuka saya beli hotdog yang dijajakan di tribun oleh penjaja yang lewat. Sayangnya hotdog itu sudah tidak hangat dan harganya Rp 50 ribu, hehehehe ya sudahlah daripada saya lapar.

Jika diperhatikan ternyata panggung konser Bon Jovi ini tidak semegah panggung konser Metallica. Tata Cahaya cenderung seadanya dan temaram. Saya pikir mungkin karena belum mulai kali ya. Saya perhatikan penonton juga mulai berdatangan memenuhi arena pertunjukan. Artinya konser sudah akan dimulai.

Suasana Menjelang Konser

Suasana Menjelang Konser

Nyatanya Konser lama sekali tidak dimulai-mulai. Band pembuka sudah menyelesaikan pertunjukannya sejak tadi. Tapi belum ada tanda-tanda Bon Jovi naik keatas panggung. Jujur saja saya mulai bosan juga menunggunya. Akhirnya sekitar pukul 20.30 WIB konser baru dimulai.

Suasana ketika Konser Dimulai

Suasana ketika Konser Dimulai

 

Konser Dimulai….

Konser dimulai oleh Bon Jovi dengan lagu yang tidak familiar di kuping saya :) Lagunya berjudul That’s What The Water Made Me yang disambung dengan lagu Who Says You Can’t Go Home dan lagu Lost Highway. Baru di lagu keempat saya agak familiar yaitu lagu Raise Your Hands itupun saya hanya familiar di pas Reff nya saya ikut teriak Raise Your Hands…, Raise Your Hands…, tapi selebihnya sih ga tau itu lagu yang mana dari album apa… pokoknya seru-seruan aja lah :)

Saya ga habis pikir kenapa Bon Jovi tidak membuka konsernya dengan lagu dia yang cukup terkenal atau familiar disini?Apa dia ga tau kalo lagu-lagunya yang terbaru sudah tidak terlalu diterima disini? Ya sudah lah nikmati saja konser ini…

Baru di lagu kelima dia nyanyikan lagu You Give Love a Bad Name yang tentu disambut dengan antusias oleh penonton di GBK. Penonton ikut bernyanyi terus sepanjang lagu. Kemudian dilanjutkan dengan lagu Born To Be My Baby dan We Don’t Run. Di lagu kedelapan penonton kembali meledak karena Bon Jovi menyanyikan lagu hits mereka It’s My Life, lagu ini tentu bisa mengajak penonton ikut bernyanyi karen lagu ini cukup populer.  Lagu berikutnya adalah Because We Can.

Lagu ke sembilan ini adalah lagu favorit saya, yaitu I’ll Be Saturday Night tentunya sepanjang lagu ini saya ikut bernyanyi dengan Bon Jovi. Dilanjutkan kemudian dengan lagu What About Now dan We  Got it Goin’ On. Baru kembali di lagu ketigabelas suasana kembali meledak ketika Bon Jovi menyanyikan lagu favorit saya juga yang berjudul In These Arms dari album Keep The Faith. Kemudian disambung dengan lagu-lagu hits mereka seperti Wanted Dead or Alive I’ll Sleep When I’am Dead, Keep The Faith, Bad Medicine.

Kemudian mereka sempat hilang dibalik panggung untuk kemudian muncul kembali menyanyikan lagu andalan mereka seperti Runaway dan  Have A Nice Day. Pertunjukan di tutup dengan lagu terakhir Livin on a Prayer. Konser berakhir sekitar pukul 22.30 WIB

Jujur aja saya kurang puas dengan konser ini, karena beberapa lagu Bon Jovi yang cukup terkenal disini seperti Bed of Roses, Always dan Never Say Goodbye tidak dinyanyikan mereka. Selain itu tata suara dalam konser Bon Jovi ini mernurut saya kalah dengan tata suara konser Metallica. Jangan tanya untuk tata cahaya dan tata panggungnya, konser Metallica sih belum ada lawannya. Saya terus terang puas banget kalo konser Metallica.

Selesai konser saya mencari adik saya, dan saya berhasil menemukan adik saya dan istrinya. Kemudian kami foto-foto sebentar sebelum pulang.

Secara keseluruhan saya kasih nilai 7 untuk konser Bon Jovi ini.

 

 

 

 

 

Share this:

2 replies
  1. Ranti
    Ranti says:

    Saya jg merasakan kurang gereget,mas..hehehe saya nonton gr2 teman saya mendadak ngga bs nonton krn ada kerjaan. Jadi deh saya yg beli tiketnya..hehehe

    Reply
    • Baskoro
      Baskoro says:

      Salam kenal mbak Ratna. Terimakasih sudah mampir.
      Iya yah ga greget ya mbak, jujur aja saya ngerasa tanggung gt waktu konser selesai. Beda banget ama konser lain, terutama metallica. Tq

      Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>