Legal Audit

Contoh Laporan Hasil Legal Audit

Legal Audit

adalah kegiatan pemeriksaan secara seksama dari segi hukum yang dilakukan oleh konsultan hukum terhadap suatu perusahaan atau obyek transaksi sesuai dengan tujuan transaksi, untuk memperoleh informasi atau fakta material yang dapat menggambarkan kondisi suatu perusahaan atau obyek transaksi.

 

Tujuan Legal Audit

  1. Memperoleh status hukum atau penjelasan hukum terhadap  dokumen yang diaudit atau diperiksa;
  2. Memeriksakan legalitas suatu badan hukum/badan usaha;
  3. Memeriksa tingkat ketaatan suatu badan hukum/badan usaha;
  4. Memberikan pandangan hukum atau kepastian hukum dalam suatu kebijakan yang dilakukan oleh perusahaan.

 

Dokumen Audit

Sehubungan dengan proses Legal Audit terdapat beberapa dokumen penting yang harus diperiksa antara lain sebagai berikut:
1. Anggaran dasar perusahaan, antara lain berupa:

  •  akta pendirian perusahaan
  •  berita acara rapat pemegang umum saham
  •  daftar pemegang saham perusahaan
  •  struktur organisasi perusahaan
  •  daftar bukti penyetoran modal perusahaan
  •  anggaran dasar perusahaan yang telah disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;

2. Dokumen-dokumen mengenai aset perusahaan, antara lain berupa:

  •  sertifikat-sertifikat tanah
  •  surat-surat tanda bukti kepemilikan kendaraan bermotor
  •  dokumen-dokumen kepemilikan saham pada perusahaan lain

3. Perjanjian-perjanjian yang dibuat dan ditandatangani oleh perusahaan dengan pihak ketiga, antara lain berupa:

  • perjanjian hutang piutang
  • perjanjian kerja sama
  • perjanjian dengan (para) pemegang saham
  • perjanjian-perjanjian dengan supplier

4. Dokumen-dokumen mengenai perizinan dan persetujuan perusahaan, antara lain berupa:

  • surat keterangan domisili perusahaan
  • tanda daftar perusahaan
  • perijinan dan persetujuan yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah

5. Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan permasalahan kepegawaian perusahaan, antara lain berupa:

  • peraturan perusahaan,
  • dokumen mengenai jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek),
  • dokumen mengenai ijin tenaga kerja asing,
  • dokumen mengenai perijinan dan kewajiban pelaporan mengenai kepegawaian,
  • dokumen mengenai upah tenaga kerja,
  • dokumen mengenai kesepakatan kerja bersama, dan sebagainya;

6. Dokumen-dokumen mengenai asuransi perusahaan, antara lain berupa:

  •  polis asuransi gedung,
  •  polis kendaraan,
  •  polis mengenai gangguan usaha,
  •  polis untuk pihak ketiga (misalnya konsumen),
  •  polis koperasi,
  •  polis dana yang tersimpan, dan sebagainya;

7. Dokumen-dokumen mengenai pajak perusahaan, antara lain berupa:

  •  nomor pokok wajib pajak (NPWP) perusahaan,
  •  dokumen mengenai pajak bumi bangunan,
  •  dokumen mengenai pajak-pajak terhutang, dan sebagainya;

8. Dokumen-dokumen yang berkenaan dengan terkait atau tidak terkaitnya perusahaan dengan tuntutan dan/atau sengketa baik di dalam maupun di luar Pengadilan.

 

Contoh Legal Audit untuk Perseroan Terbatas:

  1. Anggaran Dasar Perusahan
  2. Direksi dan Komisaris
  3. Struktur Permodalan
  4. Perijinan
  5. Aset Perusahaan
  6. Asuransi
  7. Ketenagakerjaan
  8. Perjanjian-Perjanjian
  9. Pajak
  10. Proses Hukum

 

CONTOH LAPORAN HASIL LEGAL AUDIT:

  1. CONTOH 1
  2. CONTOH 2

 

 

Sumber:

http://www.hukumonline.com/klinik/detail/cl507/legal-audit-(2)

https://konsultanhukum.web.id/tujuan-legal-audit/

 

 

 

Share this:

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>